Tampilkan postingan dengan label profil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label profil. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Desember 2010

Dwika Putra Destara

walaupun hari ini tanggal merah, libur sekolah dan natal bagi umat nasrani. aku tak akan berbincang seputar natal. namun, bertepatan dengan tanggal 25 desember, aku memiliki salah satu teman yang berhari lahir pada hari ini.DWIKA PUTRA DESTARA, happy birthday for you :)
Name   : Dwika Putra Destara
Nick     : Tara
Born    : Kayuagung, 25 December 1994
School : Senior High School Excellent Number 3 Kayuagung
Grade : 11 Social 1

Account :
E-mail      : taradwika@yahoo.co.id
Picture of Tara :
The word from he :

jadi seorang yang bijaksana, berwibawa, dan berdisiplin tinggi itulah harapan ku !!!
saya bangga dengan kota kijang ...


Something secret about him :

in relationship with Purnama Wulandari

Sabtu, 11 Desember 2010

Lovely Octaviolendy

Let me introduce you about the someone that's I think the different someone than others.

Name   : Lovely Octaviolendy
Nick     : Vivi, Lope
Born    : Palembang, 13 October 1994
School : Senior High School of Sampoerna Academy South Sumatera
Grade : 11 of Social Class

Account :
E-mail      : octaviolendyl@yahoo.com
Facebook : Vivi Folcamarhino Adje Dah


Picture of Vivi :



The word from she :


i love social . social is my soul .every sadness should be happiness. life is wonderful . life is full circle . life is meaningful . life is full of experiences and experiment . always stand up in every fall . life is huge .

there was a boy . he was very care with me .he is trying to protect me .he always angry when i did something bad with my healthness.
I called him as LIEBEH .
I have put my big careness to him .i love him so much . hopely , he'll show something great to us .
I have put u in my heart .do the best boy .

Minggu, 05 Desember 2010

Wajah Boboho & Shi Xiao Long Saat ini

Wajah Boboho & Shi Xiao Long Saat ini


 






Baru-baru ini Hao Shaowen, yang sebelumnya terkenal sebagai bintang film cilik, telah diterima di Universitas Tamkang, Taiwan dijurusan Manajemen Transportasi. Untuk menambah biaya kuliah, Hao Shaowen bekerja di Toko Es Cream. Dia merasa senang lebih banyak mengetahui tentang managemen transportasi dan mempraktekkannya apa yang telah dia pelajari.

Jumat, 03 Desember 2010

Profil Istana Bogor

Istana Kepresidenan Bogor terletak di Jalan Ir. H. Juanda No.1, Kelurahan Paledang, Kecamatan Kota Bogor Tengah, Kotamadya Bogor, Provinsi Jawa Barat, sekitar 60 kilometer dari Jakarta atau 43 kilometer dari Cipanas. Istana ini berada di pusat kota Bogor, di atas tanah berkultur datar, seluas sekitar 28, 86 hektar, di ketinggian 290 meter dari permukaan laut.
Di halamannya yang sangat luas tersebut dipelihara sekitar 591 ekor rusa tutul, dan terdapat sekitar 346 jenis pepohonan. Juga terdapat patung - patung yang cantik, seperti Si Denok karya Trubus, yang modelnya adalah Ara, istri seorang karyawan Istana Bogor serta The Hand of God, reproduksi dari Swedia.
Menurut data kepustakaan, di Istana Kepresidenan Bogor terdapat 37 bangunan. Beberapa bangunan utama nya memiliki fungsi penting.
  • Gedung Induk, terdiri dari delapan ruang , yaitu Ruang Garuda yang berfungsi sebagai Ruang Resepsi, disini juga pertemuan - pertemuan besar dapat dilaksanakan. Ruang Teratai yang berfungsi sebagai ruang penerimaan tamu. Ruang Film pernah berfungsi sebagai ruang pemutaran film pada masa Presiden Soekarno. Ruang Makan yang berfungsi sebagai ruang makan utama. Ruang Kerja Presiden yang pernah berfungsi sebagai tempat bekerja Presiden Soekarno. Ruang Perpustakaan yang pernah berfungsi sebagai ruang perpustakaan Presiden Soekarno. Ruang Famili dan Kamar Tidur yang berfungsi sebagai tempat / ruang tunggu Presiden jika akan mengikuti aneka acara di Ruang Garuda. Ruang Tunggu Menteri yang berfungsi sebagai ruang tunggu para menteri jika mereka akan mengikuti acara - acara di Ruang Garuda.
     

  • Gedung Utama Sayap Kiri, terdiri dari dua ruang, yaitu Ruang Panca Negara, yang pernah berfungsi sebagai ruang Konferensi Panca Negara / persiapan Konferensi Asia Afrika di Bandung, Ruang Tidur dan Ruang Tengah, yang difungsikan sebagai tempat menginap Presiden, tamu negara dan tamu agung.
     

  • Gedung Utama Sayap Kanan, berfungsi sebagai tempat menginap para Presiden sebagai tamu negara berikut tamu - tamu negara, dan tamu - tamu lainnya. Paviliun Sayap Kiri berfungsi sebagai kantor Rumah Tangga Istana Bogor, sedangkan Paviliun Sayap Kanan berfungsi sebagai tempat menginap para pejabat dan staf tamu negara.
     

  • Paviliun I-VI. Paviliun I-V kini digunakan sebagai tempat menginap para pejabat dan merupakan ruang tunggu para menteri apabila ada acara, Paviliun VI digunakan sebagai rumah jabatan kepala istal Di antara bangunan-bangunan lainnya, yang patut dicatat di sini adalah Gedung Dyah Bayurini, yang dilengkapi dengan kolam renang digunakan sebagai tempat istirahat Presiden serta keluarganya jika sedang berada di Bogor. Selain itu, terdapat Gedung Serba Guna yang berfungsi sebagai ruang serba guna: kesenian, pertemuan, tempat artis, dsb. Selebihnya bangunan-bangunan itu merupakan bangunan-bangunan pelengkap kediaman Presiden dan fungsinya pun sejalan dengan jabaran tugas dan fungsi mereka.

  • Sumber : Buku Istana Kepresidenan Republik Indonesia Bogor 2004
    Sekretariat Presiden RI.

    source :
    http://www.presidenri.go.id/istana/index.php/statik/profil/istana/bogor.html

    Profil Istana Merdeka

    Istana Merdeka yang juga menjadi tempat kediaman resmi Presiden Republik Indonesia ini, terdiri dari serambi depan yang biasa digunakan untuk panggung kehormatan pada upacara Peringatan Detik - Detik Proklamasi setiap tanggal 17 Agustus. Di sini juga Presiden menyambut tamu negara yang sebelumnya diterima dengan upacara militer di halaman depan.
    Ruangan selanjutnya yang berada di bagian paling depan adalah Ruang Kredensial. Di tempat ini Presiden menerima surat - surat kepercayaan duta besar negara sahabat yang akan bertugas di Indonesia. Ruang ini juga berfungsi sebagai tempat penandatanganan naskah kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan negara lain, yang disaksikan oleh Presiden dan Kepala Negara / Pemerintah yang bersangkutan.
    Juga malam hari setiap tanggal 17 Agustus, di ruangan ini diadakan Resepsi Kenegaraan, dimana Presiden dan Wakil Presiden menerima ucapan selamat dari para kepala perwakilan negara negara asing.
    Selain itu ada ruangan yang dinamai Ruang Jepara karena perabotan yang mengisi ruangan ini didominasi gaya ukiran Jepara. Juga ada Ruang Raden Saleh yang terletak berhadapan dengan Ruang Jepara. Dinamai Ruang Raden Saleh karena pada dinding ruangan ini tergantung lima buah lukisan karya Raden Saleh Syarief Boestaman.
    Ruangan yang terbesar adalahRuang Resepsi, dimana terdapat dua buah lukisan karya Basoeki Abdoellah. Di dinding sebelah timur dipasang lukisan yang berjudul "Pergiwa Pergiwati" yang diambil dari kisah Mahabharata, dan di dinding sebelah barat lukisan yang berjudul "Jaka Tarub" yang merupakan legenda rakyat Jawa.
    Ruangan terakhir yang ada di Istana Merdeka adalah Ruang Bendera Pusaka yang digunakan untuk meletakkan Bendera Pusaka yang pertama kali pada tanggal 17 Agustus 1945 dan duplikatnya pada setiap tanggal 16 -17 Agustus.
    Di halaman Istana Merdeka, terdapat sebuah tiang bendera yang tingginya 17 meter. Setiap tanggal 17 Agustus di tiang ini dikibarkan duplikat Bendera Pusaka dalam rangka Peringatan Detik - Detik Proklamasi.
    (Istana Kepresidenan RI, Sekretariat Presiden RI,2004)

    source :
    http://www.presidenri.go.id/istana/index.php/statik/profil/istana/merdeka.html

    Profil Istana Negara

    Pemerintah Republik Indonesia memusatkan kegiatan pemerintahannya, di Istana Kepresidenan yang berada di Jakarta. Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta terletak di Jalan Merdeka Utara, berdekatan dengan Taman Monumen Nasional, berada di jantung ibu kota negara.
    Istana Kepresidenan Jakarta terdiri dari dua bangunan istana, yaitu Istana Merdeka, yang menghadap ke Taman Monumen Nasional, dan Istana Negara yang menghadap ke Sungai Ciliwung, Jalan Veteran. Kedua istana ini dihubungkan dengan halaman tengah yang luasnya kira-kira setengah lapangan bola. Selain itu terdapat pula bangunan lain yang termasuk ke dalam lingkungan Istana Jakarta, yaitu Kantor Presiden, Wisma Negara, Masjid Baiturrahim, dan Museum Istana Kepresidenan.
    Sumber : Buku Istana Kepresidenan Republik Indonesia Jakarta 2004,
    Sekretariat Presiden Republik Indonesia

    source :
    http://www.presidenri.go.id/istana/index.php/statik/profil/istana/negara.html